CAKRA PINRANG-Mayat Mahasiswa asal Kota Pare Pare berinisial LW (19 tahun), ditemukan di Bibir pantai Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, sekitar pukul 15.30 wita, Senin 19 Desember 2022.
Kordinator Basarnas Kota Pare Pare, Dadang Tarkaz mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 15.30 di pesisir pantai Kelurahan Lanrisang.” Korban langsung di evakuasi ke Puskesmas terdekat sebelum di evakuasi ke rumah korban di kota Pare Pare ” kata dia, di lokasi kejadian Senin 19 desember 2022.
Dikatakan, korban ditemukan sekitar 9,4 kilometer dari titik korban dinyatakan tenggelam di Pantai Lowita, Desa Tasiwalie, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sabtu 17/12/22, sekitar pukul 17.00 wita. “Korban diduga terbawa arus ombak, sehingga ditemukan jauh dari lokasi korban tenggelam.”terang Dadang
Karena kata dia, saat korban dinyatakan tenggelam pada sabtu lalu, cuaca ekstrem melanda perairan Sulawesi .
Kepela Pelaksana BPBD Kabupaten Pinrang, DR Rhommy RM Manule mengatakan, Penemuan korban terombang ambing di pesisir pantai, tidak terlepas dari peran serta semua pihak. Dalam pencarian, kata Rhommy, dibantu warga dan Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas, dan beberapa unsur Potensi SAR, Polairud, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Darat, serta BPBD Kabupaten Pinrang dan BPBD Kota Pare Pare.
Tim SAR Gabungan itu lanjut dia, setelah korban ditemukan langsung bergerak cepat mengevakuasi korban ke Puskesmas dan selanjutnya dibawa ke rumah duka. ” BPBD Kabupaten Pinrang, mengapresiasi kinerja Tim SAR Gabungan, yang pantang menyerah mencari korban meski cuaca ekstrem melanda perairan sulawesi “.
Korban LW , merupakan Mahasiswa asal kota Pare Pare yang dinyatakan tenggelam saat berwisata di Pantai Lowita Pada Sabtu petang lalu. Korban digulung ombak saat berada di pesisir pantai tersebut.Tukasnya ( Red CL01/Ref man)












