Berita  

residen Jokowi Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Kaesang Pangarep, Pahala Nainggolan. Kita Lihat Saja!

Kasus dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 17 September 2024.

Putra bungsu Presiden Jokowi itu datang untuk mengklarifikasi terkait adanya dugaan gratifikasi jet pribadi yang ditumpanginya saat pergi ke Amerika Serikat bersama sang istri Erina Gudono, kakak ipar, dan satu staf.”
[20/9, 09.57] intan: “Dugaan adanya gratifikasi itu muncul setelah pada 18 Agustus silam, Kaesang dan sang istri Erina Gudono terungkap menggunakan jet pribadi bukan pesawat komersial saat berangkat ke Amerika Serikat.

Saat datang ke KPK, Kaesang mengisi formulir gratifikasi sebagai anak penyelenggara negara, tak lain ialah sang ayah Presiden Jokowi.”
[20/9, 09.58] intan: “Di formulir disebut Kaesang melapor sebagai anak pn (penyelenggara negara;red) anak pn berarti dengan ayahnya,” urai Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan kepada awak media.

Soal kemungkinan apakah akan dilakukan pemeriksaan pada Presiden Jokowi, Nainggolan menyebut hal itu bisa saja terjadi”
[20/9, 09.59] intan: “Belum tentu (ayahnya;red) akan dipanggil atau klarifikasi, kita lihat saja, ya ada kemungkinan bisa jadi atau enggak, yang jelas ke siapa yang nebeng kita konfirmasi,” ungkap Nainggolan lagi.

Sementara Kaesang disebut-sebut tak hanya sekali menggunakan jet pribadi, Nainggolan menyebut pihaknya hanya akan menganalisa keberangkatan pada 18 Agustus.

“Karena yang ini (18 Agustus;red) disebut gratifikasi, yang lain-lainnya enggak,” paparnya.”
[20/9, 09.59] intan: “Karena yang ini (18 Agustus;red) disebut gratifikasi, yang lain-lainnya enggak,” paparnya.

Setelah kedatangan Kaesang, pihaknya akan melakukan analisa selambat-lambatnya selama 30 hari.

Namun Nainggolan meyakini, analisa akan selesai selama 3 hingga 4 hari ke depan, untuk menentukan apakah Kaesang Pangarep menerima gratifikasi atau tidak.”
[20/9, 10.03] intan: “Kaesang sendiri kepada awak media mengaku mendatangi KPK tanpa diundang, melainkan inisiatif sendiri.

Ia menyebut, keberangkatannya ke Amerika Serikat pada 18 Agustus silam menumpang jet pribadi milik temannya, yang enggan ia rinci secara jelas.

“Numpang atau bahasa bekennya nebeng lah, nebeng pesawatnya teman saya,” papar suami dari Erina Gudono tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sempat banjir hujatan netizen lantaran ketahuan terbang ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi.

Publik pun ramai-ramai mendesak KPK untuk mengusut dugaan adanya gratifikasi.

Setelah lama bungkam, Kaesang ditemani kuasa hukum beserta juru bicaranya mendatangi gedung KPK untuk menjelaskan aktivitasnya menggunakan jet pribadi yang diduga merupakan gratifikasi seperti dikutip dari sketsa

KPK Ungkap Biaya Soal Kaesang Sewa Jet Pribadi , Netizen: Nebeng Kok Pakai Tiket!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai mengklarifikasi soal fasilitas Jet mewah ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.

Ketika melakukan klarifikasi tersebut, Kaesang juga menyebutkan perkiraan taksiran harga untuk naik jet pribadi milik temannya itu.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, untuk sekali perjalanan satu orang saja sudah dikenalkan harga puluhan juta.

“Diestimasi Rp90 juta satu orang. Ya kalau dia terbang komersil gitu ya, kelas bisnis gitu ke tujuannya di mana? Philadelphia apa di mana gitu. Itu sekitar Rp90 juta satu orang,” kata Pahala di Gedung Dewas KPK, Selasa (17/9/2024).

Selain itu Pahala juga menginformasikan bahwa dalam pesawat tersebut juga bukan hanya Kaesang dan istrinya Erina Gudono yang turut menikmati fasilitas mewah itu.

Masih ada dua orang lagi yang sempat menaiki jet mewah tersebut.

Dua orang tersebut adalah kakak ipar Kaesang, dan juga salah seorang stafnya.

“Jadi Kaesang, istrinya, kakak istrinya, dan stafnya. Jadi berempat, jadi kira-kira Rp90 juta, kalau berempat, kira-kira Rp360 (juta),” bebernya.

Atas pernyataan dari Pahala ini banyak netizen melalui berbagai unggahan dan komentar menanggapi terkait tarif tersebut.

Karena sebelumnya Kaesang berdalih bahwa pesawat jet pribadi yang ditumpanginya merupakan hasil dari nebeng temannya yang hendak bepergian ke Amerika juga.

“Kominfo bilang ibu hamil gk boleh naik transportasi umum…Sang pisang bilang nebeng temen..kpk blg biaya per org 90jt…kok beda2 ya..pdhl ngilangny dh lama..pas nongol kok beda2” tulis netizen.

“kaesang, yg mana ni yang bener ngab??..nebeng kok bayar?” kata netizen lain

“nebeng kok pake tiket?? Jadi gimana maksudnya?” seru netizen lainnya

Kemudian hingga saat ini menurut Pahala KPK masih mendalami asal muasal pesawat jet pribadi tersebut apakah milik negara atau bukan.

Sebelumnya Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengatakan, teman dari putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang memberikan tumpangan pesawat jet pribadi saat bepergian ke Amerika Serikat berinisial Y.

Meski demikian, Pahala belum dapat memastikan nama lengkap Y dan latar belakangnya.

“Inisial Y. (Kaesang) WNI atau WNA, atau apa, dibilang pesawat punya siapa juga, nanti kita konfirmasi lagi,” kata Pahala di Gedung C1 KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (17/9/2024).(RED/CL01)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *