Berita  

Politisi PAN Heru Subagia Sikapi Petisi Bulaksumur UGM, Sebut Jokowi Malpraktik Kewenangan

Politisi PAN Kabupaten Cirebon, Heru Subagia Dukung Petisi Bulaksumur Civitas UGM. Foto Cakralencananews

Jakarta “Dinamika Politik Jelang Pil caleg dan Pil Pres Cawapres menuai kritis dari Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) yang juga Caleg PAN DPR RI Jabar 8 , Heru Subagia mendukung Petisi Bulaksumur untuk menyikapi kondisi perpolitikan nasional saat ini yang dinilai telah menyimpang.”

“Menurut Heru menyesalkan tindakan-tindakan menyimpang yang justru terjadi dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Gadjah Mada (UGM).”

“Mendengar dan melihat cawe cawe Jokowi dalam persoalan ketatanegaraan persoalan politik yang dinilai sudah melampaui batas batas kewenangan , mengingat sebagai alumni UGM, Jokowi sudah melebihi dari kapasitasnya sebagai presiden ” ujar Heru, Kamis (1/2/2024) malam. “Ujarnya

Sebagai alumni UGM, Heru juga merasa prihatin, dengan sikap Jokowi, yang dianggapnya sudah melakukan malpraktik terhadap kewenangannya sebagai kepala negara.

” Saya sebagai alumni UGM, sangat mendukung penuh petisi dari sivitas akedemik UGM, dan ini akan menjadi ledakan moralitas bangsa, dan politik nasional yang”Tandasnya

“Saya sebagai alumni UGM, sangat mendukung penuh petisi dari sivitas akedemik UGM, dan ini akan menjadi ledakan moralitas bangsa, dan politik nasional yang carut marut” sebutnya. 

Sebelumnya sejumlah sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri dari guru besar, dosen, mahasiswa, dan alumni”

“akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri dari guru besar, dosen, mahasiswa, dan alumni berkumpul di Balairung UGM pada Rabu
(31/1/2024) sore. Mereka menyampaikan Petisi Bulaksumur untuk menyikapi kondisi perpolitikan nasional saat ini yang dinilai telah menyimpang.”

[3/2 10.01] Cakra “”Kami sivitas akademika Universitas Gadjah Mada, setelah mencermati dinamika yang terjadi dalam perpolitikan nasional selama beberapa waktu terakhir sekaligus mengingat dan memperhatikan nilai-nilai Pancasila serta jati diri Universitas Gadjah Mada, menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap tindakan sejumlah penyelenggara negara di berbagai lini dan tingkat yang menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi, kerakyatan, dan keadilan sosial,” kata Prof Kuntjoro membacakan petisi mewakili sivitas akademika.”Pungkasnya (RED CL01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *