Berita  

Polda Sulsel Gelar Edukasi Kesehatan, Kapolda Tekankan Pencegahan Penyakit bagi Personel dan ASN Polri

MAKASSAR, Cakralencananews.Com — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar edukasi kesehatan bagi personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (15/10/2026), dan dibuka langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., Karo SDM, Kabiddokkes Polda Sulsel, serta personel dan ASN Polri di lingkungan Polda Sulsel.

Edukasi kesehatan tersebut menghadirkan narasumber dari JEC Orbita Hospital dan Primaya IVF Makassar. Materi yang diberikan mencakup kesehatan mata, penerapan gaya hidup sehat, serta kesehatan reproduksi.

Kapolda Sulsel mengapresiasi para narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang kesehatan. Menurutnya, pemeliharaan kesehatan personel merupakan bagian penting dalam mendukung kesiapan sumber daya manusia Polri untuk menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sejalan dengan arah transformasi dan program prioritas Kapolri, kesehatan personel harus dipandang sebagai investasi strategis. Kita tidak cukup hanya mengobati personel yang sakit, tetapi harus membangun budaya pencegahan, deteksi dini, dan tindak lanjut kesehatan secara berkelanjutan,” tegas Kapolda.

Tekankan Gaya Hidup Sehat dan Pemeriksaan Berkala

Dalam arahannya, Kapolda menekankan tiga aspek utama yang perlu mendapat perhatian, yakni penerapan gaya hidup sehat, pemahaman kesehatan reproduksi, dan perlindungan kesehatan mata.

Pada aspek gaya hidup sehat, personel dan ASN Polri diimbau membiasakan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi waktu istirahat, menghindari rokok, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan metabolik yang dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.

Sementara itu, edukasi kesehatan reproduksi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai perencanaan keluarga, pencegahan infeksi, serta pengenalan tanda-tanda gangguan reproduksi. Konsultasi medis juga ditekankan sebagai langkah penting dengan tetap menjaga privasi dan martabat setiap personel.

Terkait kesehatan mata, Kapolda mengingatkan bahwa kemampuan penglihatan sangat menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, mulai dari berkendara, pengamanan, pengawasan, hingga pekerjaan administrasi yang menggunakan perangkat digital.

Personel diimbau tidak mengabaikan keluhan seperti penglihatan kabur, mata cepat lelah, maupun perubahan penglihatan lainnya dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan serius.

Perkuat Budaya Pencegahan di Lingkungan Polri

Kapolda Sulsel juga menekankan penerapan nilai Commander Wish EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolaborasi, dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan personel.

Nilai tersebut diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan, kewaspadaan terhadap risiko penyakit, pemberian akses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa diskriminasi, serta penguatan kerja sama antara satuan kerja, Biddokkes, Rumah Sakit Bhayangkara, dan keluarga.

Kepada jajaran fasilitas kesehatan Polri, Kapolda menginstruksikan agar edukasi kesehatan, deteksi dini, pelayanan yang ramah, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan terus diperkuat dengan tetap menjaga kerahasiaan medis.

Menurutnya, kesehatan personel dan keluarga merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pengabdian serta penguatan organisasi Polri.

“Personel yang sehat adalah kekuatan organisasi, keluarga yang sehat adalah sumber semangat pengabdian, dan organisasi yang kuat adalah organisasi yang peduli terhadap orang-orang di dalamnya,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sulsel berharap kesadaran personel dan ASN Polri terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Dengan demikian, kesiapan, produktivitas, dan profesionalisme personel dapat terus terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat.

Sumber bahan: Pemberitaan Info Global News, 15 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *