Cakra Pangkep Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 63 Sosialisasi Stunting dan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Tinggi Protein berlokasi di Puskesmas Pembantu Pulau Sapuli, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada Rabu, 26 Juli 2023.
Kegiatan yang merupakan program kerja dengan mengangkat materi terkait Sosialisasi Stunting dan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Tinggi Protein menuju Pulau Sapuli Bebas Stunting, dengan tema program kerja membahas mengenai Stunting, sekaligus topik utama yang diangkat pada kegiatan KKN-PK Angkatan 63 dikarenakan angka stunting yang cukup tinggi di beberapa wilayah, salah satunya di Kabuaten Pangkajene dan Kepulauan.
Sosialisasi dan pelatihan diikuti oleh para ibu rumah tangga dan dihadiri oleh pihak Pustu, Ibu-ibu PKK sebqgai edukasi terkait Stunting sekaligus pelatihan pembuatan nugget ikan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan tambahan kepada pada sasaran penyuluhan yaitu ibu rumah tangga agar mampu senantiasa memperhatikan kebutuhan gizi baik dari pihak ibu dan balitanya dengan memanfaatkan produk lokal.
Mahasiswa KKN-PK terdiri atas sembilan orang yang dipimpin oleh Nur Andini Puspita Amalia (Kesehatan Masyarakat), Haiqal Aliftiansyah Ma’rufi (Psikologi), Rindy Diani Woretma (Psioterapi), Auliana Putri (Pendidikan Dokter Umum), Ahmad Mundzir Ahlidin (Pendidikan Dokter Umum), Rina Febrianty (Kedokteran Hewan), Siti Nabila Laya (Kedokteran Gigi), Nur Fadilah Ruspa Haq (Ilmu Gizi), Noce H. Ayomi (Keperawatan)
Pada penyuluhan yang dilakukan pemateri mengajarkan terkait dampak yang ditimbulkan terhadap masalah stunting, beberapa upayah pencegahan stunting, dan pelatihan pembuatan nugget ikan. Proses penyuluhan dilakukan dengan memberikan leaflet yang berisi mengenai dampak dan upayah pencegahan stunting dan brosur yang berisi resep pembuatan nugget.
Ibu-ibu selaku sasaran dalam penyuluhan dan pelatihan ini sangat aktif selama kegiatan. “Nuggetnya mudah dibuat, enak” ujar ibu yang hadir sambil mencicipi makanan.
Bidan Risdayanti dan Tahira selaku pihak puskesmas pembantu Pulau Sapuli, menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN-PK telah membantu menyebarkan ilmu mengenai stunting.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa, semoga ilmunya bermanfaat, dan semoga angka stunting dapat menurun di Pulau ini,”harap Bidan Risdayanti.
Pihak mahasiswa mengucapkan terima kasih atas apresiasi pihak Puskesmas Pembantu serta Ibu-ibu PKK yang membantu dalam pelaksanaan Penyuluhan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, sehingga kegiatan kami dapat berjalan dengan sebagai mana mestinya,” ujar Nur Andini Puspita Amalia sebagai Koordinator Desa di Pulau Sapuli.
Kata Nur, stunting terjadi karena adanya kekurangan gizi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Berbagai dampak yang dihasilkan dari kejadian stunting adalah peningkatan angka kesakitan dan kematian pada anak, pertumbuhan postur tubuh atau tinggi badan yang tidak optimal, terganggunya perkembangan motorik, meningkatkan angka kejadian penyakit degeneratif, performa belajar menurun dan produktifitas anak akan menurun.Ungkapnya [ REDCL01/REF HS ]












