Cakralencananews.Com Jakarta
upacara penutupan Pendidikan Komando Angkatan ke-77 di Pantai Permisan, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa, 1 September 1998.
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Sjahrir MS menegaskan bahwa prajurit Kopassus tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang tinggi, tetapi juga harus menjunjung profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, untuk menghindari sikap arogan dan rasa bangga yang berlebihan, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, sudah saatnya materi hukum dan hak asasi manusia (HAM) menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan Kopassus.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen agar setiap prajurit Baret Merah memiliki keseimbangan antara kemampuan militer, integritas, serta kepatuhan terhadap hukum dan nilai-nilai kemanusiaan.
#Kopassus #SjahrirMS #WingKomando #PendidikanKomando #BaretMerah #TNIAD #DokumentasiSejarah.Pungkasnya (@RED/CL01)












