“Jokowi Kocak, Presiden RI Kaget Jumlah Penduduk Indonesia yang S1 dan S2 Rendah, Kalah Jauh Dibandingkan Malaysia dan Vietnam”(Cakralencanannews.com)
Cakra Jakarta “Presiden Jokowi kaget begitu mengetahui jumlah penduduk Indonesia yang berpendidikan S1 dan S2 ternyata begitu rendah di Indonesia.
Bahkan dari jumlah itu Indonesia masih kalah jauh dari Malaysia dan Vietnam.
Jokowi yang sudah menjadi presiden sejak 2014 menyatakan akan mencari solusi mengatasi persoalan tersebut.”
[15/1 15.36] intan: “Rasio penduduk berpendidikan S2 dan S3 terhadap populasi produktif itu juga masih sangat rendah sekali kita ini,” kata Jokowi saat membuka Konvensi XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Surabaya, Senin, 15 Januari 2024.”
[15/1 15.37] intan: “Saya kaget juga kemarin dapat angka ini, saya kaget,” ujarnya lagi.
Tak sampai di situ, Jokowi kemudian membandingkan angka lulusan S1 dan S2 di Indonesia dengan negara tetangga Malaysia dan Vietnam.
“Indonesia itu di angka 0,45 persen. 0,45 persen. Negara tetangga kita, Vietnam Malaysia, sudah di angka 2,43 persen. Negara maju 9,8 persen. Jauh sekali,” kata Jokowi.”
[15/1 15.37] intan: “Jokowi mengatakan dirinya akan mengeluarkan kebijakan agar angka ini bisa dikejar. Meskipun belum tahu anggarannya dari mana.”
[15/1 15.38] intan: “Saya minggu ini akan rapatkan ini dan mengambil kebijakan, policy untuk mengejar angka yang masih 0,45 persen. Nggak tahu anggarannya akan didapat dari mana tapi akan kita carikan agar S2, S3 terhadap populasi usia produktif itu betul-betul bisa naik secara drastis, kejauhan sekali 0,45 sama 2,43,” ungkapnya.
Sebagai informasi, data Kementerian Kemendagri yang dirilis Desember 2022 menyatakan 12,44 juta jiwa atau 4,5% penduduk Indonesia merupakan lulusan sarjana (S1).”
[15/1 15.39] intan: “Kemudian jumlah penduduk dengan latar belakang pendidikan D3 sebesar 3,56 juta jiwa atau 1,3%.
Penduduk yang merupakan lulusan D1 dan D2 sebanyak 1,12 juta jiwa atau 0,4%.”
[15/1 15.40] intan: Penduduk dengan latar pendidikan S2 sebesar 882.113 jiwa atau 0,3%.
Sedangkan, jumlah penduduk dengan latar belakang pendidikan S3 di Indonesia menjadi yang paling sedikit, yakni 63.315 jiwa.
[15/1 15.41] intan: Jumlah itu hanya setara 0,02% dari total penduduk di dalam negeri. (RED*)












