CAKRA PANGKEP Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke – 63 Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Gelar Press release
Menurut Ka Jari Pangkep Toto Roedianto menjelaskan bahwa,capaian kinerja Kejari Pangkep Bulan Januari hingga Juli 2023 didepan sejumlah awak media Cetak, elektronik dan online di halaman teras Kantor Jalan Sultan Hasanuddin Pangkajene pada Sabtu, 22 Juli 2023.”
[23/7 10.35] Cakra: “Kepala Kejari (Kajari) Pangkep Toto Roedianto, S.Sos, MH didampingi segenap Kepala Seksi (Kasi) antara lain Kasi Intel Sulfikar., SH, Kasi Pidsus A. UNRU., SH., MH., Kasi Datun Emelia Fitriani., SH., MH, Kasi Pidum Ashar., SH.”Ujarnya
[23/7 10.35] Cakra: “Lanjut Kajari Toto Roedianto,mengatakan bahwa, tema Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 upaya
“Penegakan hukum yang tegas dan humanis, mengawal pembangunan nasional”.Tandasnya
Oleh Karna itu Toto, menegaskan bahwa, selama periode bulan Januari hingga Juli 2023, Bidang Intelijen telah melaksanakan sejumlah jalankan tugas operasional telah menangani enam (6)l kasus mafia tanah.
Sambung Toto salah satu, pelaksanaan kegiatan jaksa adalah masuk sekolah, empat (4) kegiatan yaitu pembinaan hukum satu (1), jaksa menyapa dan satu (1),kegiatan telah dilakukan seperti pengamanan proyek strategis nasional maupun proyek strategis daerah sebanyak sepuluh (10) kasus,kegiatan dalam tahun 2023, bidang intelijen telah menerima perintah oprasi intelijen hal tersebut telah dilimpahkan ke Pidsus satu (1) kegiatan.” Tuturnya
[23/7 10.35] Cakra: “Selanjutnya untuk bidang tindak pidana umum tahun 2023 periode Januari sampai denga n Juli 2023 telah menerima SPDP dari penyidik POLRI sebanyak 65 SPDP dan tahap harup pratut sebanyak 73 perkara dan sampai tahap penuntutan 73 perkara. Sedangkan perkara yang sudah dilakukan eksekusi sebanyak 57 perkara bagian pidum juga menyumbangkan bagaimana dilakukan panjang pada tahun 2023 hingga bulan Juli ini, sebanyak 28.605.000 rupiah dan dalam rangka penegakan hukum yang humanis Kejaksaan Negeri Pangkajene dan kepulauan 2023 telah menghentikan pidana berdasarkan keadilan restoratif sebanyak 4 perkara.Ucapnya
Kajari Toto,mengunģkapkan bahwa, untuk bidang pidana khusus tahun 2023 dari periode januari sampai Juli untuk penyidikan sebanyak 3 perkara, penyidikan dua perkara, penuntutan satu perkara dan dua perkara yang telah dilakukan eksekusi.
Merupakan sebagai Tindak pidana khusus pada periode 2023 yang telah melakukan pemulihan pimplain negara berupa uang pengganti dan juga denda dari tindak pidana korupsi sebanyak 98.800.000 rupiah dan upaya perkara yang masih dalam upaya proses hukum,yakni dua perkara Untuk bidang Datun dan ada berapa paket kegiatan berupa bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain.
Oleh karena itu selain pelajaran hukum, kesepakatan MOU dan pemulihan penyelamatan keuangan negara untuk litigasi bantuan hukum, litigasi kita menerima 2 perkara dari pemerintah Kabupaten Pangkajene dan kepulauan.
Sementara itu untuk bantuan hukum dan litigasi ada 54 perkara di samping itu juga bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan Negeri Pangkep, telah melakukan pendampingan berbagai kegiatan pemerintah Daerah sebanyak 88 kegiatan dan pelayanan hukum,serta seblas (11) kegiatan ditambah yakni MOU dengan Pemerintah Daerah, dan seblas (11) kegiatan.
Kemudian bagian perdata dan tata usaha negara untuk melakukan pemulihan kerugian negara sebanyak 212.603.700 rupiah, dan bidang pengelolaan barang bukti dan rampasan telah melakukan kegiatan pengembalian barang bukti perkara pidana sebanyak 93 buah. Barang bukti tersebut terdiri atas berbagai perkara selama 2023.
Ditambahkan bahwa, sejumlah barang bukti yang dirampas berhasil menyumbangkan penghasilan negara bukan pajak sebanyak 2.343.000 rupiah dari penjualan langsung lelang barang perkara dan uang rampasan Pidum sebanyak 13.000.592 rupiah, jumlah pemusnahan barang bukti selama 2023 perkara TPUS sebanyak 10 perkara dengan barang bukti sejumlah 28 barang bukti, pemusnahan barang bukti narkotika selama 2023 sebanyak 24 perkara dengan 32 barang bukti, sedangkan barang bukti Farda telah dilakukan pemusnahan dari 8 perkara sebanyak 14 barang bukti.
Saat ditanya dibandingkan dengan tahun lalu, Toto menjawab bahwa disampaikan oleh para kasi masing-masing yang jelas terjadi peningkatan.Pungkasnya [ REDCL01/HD/HS]












