Cakra pangkep Sejumlah kelompok tani yang selama ini masih belum terjamah bantuan peralatan pertanian,seperti halnya bantuan Traktor Tangan dan traktor empat roda.Mesin pengisap air dan kombat yang sering digunakan memanen padi.Ungkap warga tani yang tidak mau disebutkan jati dirinya.
Selain itu pula menurut sejumlah kelompok tani menyebutkan bahwa,setiap bantuan yang disalurkan.Yakni bantuan Kombat harus dikenakan biaya untuk menerima bantuan,jika mereka tidak membayar maka kelompok tani yang menerima tidak akan mendapatkannya.Tandas kelompok tani tersebut
Oleh karena itu setelah dikonfirmasi pihak dinas Pertanian yang menangani bidang tersebut,Ibu Indria Ariani menjelaskan bahwa,tidak ada pembayaran hal seperti itu pihak kami sebelum menyerahkan bantuan Alat pertanian berupa KOMBAT,kepada kelompok tani tersebut, harus dilakukan pelatihan dan menegenali cara menggunakan alat tersebut.Katanya
jika salah satu kelompok tani yang mendapatkan barang atau bantuan Alat pertanian tersebut, mereka tidak dapat mereka gunakan maka pihak pertanian akan memberikan kepada kelompok tani yang bisa menggunakan Alat itu.Pasalnya alat tersebut harganya cukup pantastik sekitar tiga samapai empat ratus juta tergantung mereknya.Katanya
Lanjut Ani menegaskan bahwa,pihak pertanian setelah kelompok tani menerima bantuan seperti Alat Kombat,kami hanya mengawasi dan ada petugas penyuluh lapangan ikut serta mengawasi dan membina kelompok tani tersebut.Papar
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Pangkep yang dijumpai oleh awak media cakralencananews.com.mengatakan bahwa,jika kelompok tani yang membutuhkan bantuan alat tani tentunya ada prosedurnya seperti halnya mengajukan surat Proposal apa saja yang dibutuhkan petani dan pihak dinas tidak ada yang ditolak proposalnya kami tetap menyalurkan ketingkat provensi dan pusat jika pengajuan kami tidak terpenuhi yang diterima dari pusat maka berapa jumlah bantuan yang turun itulah yang kita berikan kepada kelompok tani,saya berharap kepada kelompok tani agar masukan surat permintaan sesuai kebutuhan petani jangan sampai alat yang diminta tidak dapat digunakan juga .ungkap Andi Agustina Kadis pertanian Pangkep
( RED CL01)












