Berita  

DANDIM 1421/PANGKEP TINJAU KESIAPSIAGAAN TIM SAR DAN DAPUR UMUM POSKO BENCANA ALAM PANGKEP

.
CAKRA PANGKEP
Dalam rangka kesiapan satuan tugas bencana alam dipangkep Pemerintah Kabupaten Pangkep bersama Forkopinda membangun
Dapur umum Posko Bencana Alam Pangkep.

Oleh karena itu tugas satuan penanggulangan bencana yang berada di Gedung Islamic Center Jl. Poros Makassar – Parepare Kel. Padoang doangan Kec. Pangkajene Kab. Pangkep, Jum’at (17/2) pagi, sudah sibuk dengan aktivitas memasak dan membungkus makanan, untuk memenuhi kebutuhan Tim SAR dan bagi warga yang membutuhkan khususnya yang terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrim.

Dandim 1421/Pangkep Letkol Inf Hengky Vantriardo, SE., M.M., M.Han dari hasil monitoring, menyampaikan bahwa atas arahan Bapak Bupati Kabupaten Pangkep H.Muhammad Yusran Lalogau mengerahkan BPBD, Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Pangkep mendirikan Posko Bencana Alam yang dilengkapi dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi warga yang terdampak bencana alam dan juga bagi Tim SAR beserta Tim Pendukung lainnya.

“Saat ini sedang disiapkan untuk makan siang sejumlah 150 nasi bungkus ,” terang Dandim 1421/Pangkep sambil berinteraksi langsung dengan petugas dapur lapangan di Posko Bencana Alam Pangkep yang sedang memasak nasi dan menggoreng telur, didampingi Kadis Sosial , Kepala BPBD dan Wakil Ketua Baznas Pangkep.

Sebelumnya, Dandim 1421/Pangkep terlebih dahulu meninjau Tim SAR yang sudah hampir seminggu standby di Baruga Bela Negara Kodim 1421/Pangkep.

Tim SAR dihimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan mengutamakan faktor Keamanan dalam menjalankan tugas yang mulia pencarian dan pertolongan, penyelamatan, serta evakuasi kepada masyarakat.

Kita juga harus aktif menghimbau agar masyarakat Pangkep selalu berhati-hati karena situasi cuaca ekstrim yang masih berlangsung sangat berpotensi mengakibatkan bencana alam dan membahayakan kita semua.

Sambung Dan Dim 1421/Pangkep Hengky menegaskan,Jangan lengah, selalu waspada dimanapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun.tentunya membaca kondisi wilayah kita sehingga jangan sampai kita dinilai lamban bergerak.Pungkasnya( RED CL01/KHR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *