Berita  

*APA YG HARUS DILAKUKAN TEAM AMIN ~> ANIES & MUHAIMIN AGAR TIDAK DICURANGI

Cakralencana Para pendukung AMIN ~> Anies & Muhaimin dimanapun berada.*
*Ini teknik pertempuran terakhir kunci penentuan menang kalah.*
Kalau para pendukung AMIN ~> Anies & Muhaimin yg jadi saksi mampu lewati fase tempur ini maka bisa menang, tapi kalau tidak mampu akan kalah.*

*Berdasarkan data pemilu 2014 pemilih yg tidak hadir sekitar 30%, Pemilu 2019 tidak hadir sekitar 20%. Artinya ada 20%-30% atau 60-70 lembar kertas suara tiap tps yg tidak di coblos.*

*Kertas suara ini harus dipastikan kembali dengan utuh, tidak di manfaatkan untuk mencurangi karena potensinya sangat kuat mendekati 100% jika saksi lengah maka akan dipakai untuk kecurangan.*

*Bayangkan dengan modal dasar angka kecurangan 20%-30% atau 49 juta – 57 juta suara siapapun Capres yang menggeser menggunakan angka ini akan menang.*

*Pertanyaanya adalah siapa Capres yang berpotensi punya kekuatan untuk menggeser angka tersebut ?*

*AMIN Dan Timnas 01 tidak mungkin, karena tidak punya kekuatan untuk lakukan itu.*

*Jadi disini mulai jelas terpetakan hal yang bisa mengalahkan Capres AMIN ~> Anies & Muhaimin.*

*Sudah terang benderang barang dan bentuk yang akan dipakai untuk melakukan kecurangan.*

*Saksi harus sudah paham kemudian apa yang harus di kerjakan :*

*1. Pastikan jumlah pemilih tiap TPS jangan lebih dari 300 suara. UU mengatur jumlah pemilih tiap TPS dibatasi maksimal 300 orang.*

*2. Cek daftar hadir pemilih di C7 yang hadir berapa dan yang tidak hadir berapa.*

*3. Sinkronkan C7 (jumlah DPT yg hadir suara sah dan yg tidak hadir suara tidak sah) dengan hasil perhitungan di C1 plano. Jika tidak sinkron harus berani ribut sampai clear ditempat.*

*4. Pastikan sisa kertas suara yang tidak digunakan kembali dengan kondisi utuh.*

*5. Bukan tidak mungkin paslon tertentu akan kerahkan preman bergerombol sampai 40an orang dengan memaksa dan tidak mau celup tinta agar bisa coblos dibanyak TPS untuk menggunakan sisa suara (Kejadian di pilkada DKI 2017 putaran pertama). Disinilan perlunya saksi luar yang super kuat seperti pengalaman putaran kedua pilkada DKI 2017.*

*Untuk daerah Papua dan semua daerah pinggiran punya potensi 100% kasus diatas akan dipakai untuk kecurangan.*

*Maka jangan heran jika incumbent yang punya kekuasaan bisa menyalahgunakan kewenanganya untuk curangi pemilu.*

*KPU dan Bawaslu akan tutup mata. Inilah hal krusial yang jadi PR besar buat bangsa ini. Akankah tiap pemilu demokrasi akan dibiarkan dirusak oleh incumbent. Sampai saat ini belum ada solusinya dan memang tidak pernah ada niat untuk mencari solusinya karena celah ini sengaja dimanfaatkan incumbent untuk terus melanggengkan kekuasaanya.*

_*Share informasi ini kesemua pendukung AMIN ~> Anies & Muhaimin baik simpatisan, relawan maupun anggota parpol pengusung Anies & Muhaimin agar siap siaga jaga TPS sampai perhitungan selesai demi mengawal dan menyelamatkan suara rakyat*_

_NA. Haryokusumo, Direktur Lembaga Kajian Sosial Indonesia(LKSI)_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *