Cakralencananewa.com Suatu ketika, ada seekor semut membawa sebutir gula, kadang gandum, beras ukurannya terjadang sama atau lebih besar dari tubuhnya. Dalam perjalanan, seekor kumbang menghalangi, mengejek dan mencela pekerjaannya. Ini bukan pertama kali kumbang melakukan itu.
Semut mengabaikan ocehannya dan melanjutkan perjalanannya. Beberapa hari kemudian, kumbang terperangkap dalam getah pohon yang lengket dan meminta bantuan.
Banyak binatang, bosan dengan cemoohan dan tingkah lakunya yang buruk, dan mengabaikan atau tidak mau menolong dia. Namun, datang semut dan menjulurkan sehelai rumput yang panjang kepada kumbang, memungkinkan kumbang untuk membebaskan dirinya dari getah.
Bersyukur dan berterima kasih, kumbang itu bertanya mengapa dia membantunya meskipun dia selalu mengejeknya. Semut menjawab, “Aku bisa memikul bebanku sampai dua puluh kali lipat, tapi ada satu beban yang tidak bisa dan tidak ingin aku pikul, yakni dendam. Itu sebabnya aku memastikan aku tidak pernah meninggalkannya di punggungku karena aku butuh ruang itu untuk membawa hal-hal penting bagi kelangsungan hidupku. ”
Kumbang itu sangat malu, lalu berubah sikap. Ingatlah selalu bahwa menyimpan dendam itu seperti memegang batu bara yang terbakar, jika tidak melepaskannya, kamu akan terbakar_✍❗.
10 Desember 2024
_#Salam_Waras_Dari_Seluruh_Rakyat_NKRI_
_#Tetap_Eling_Lan_Wospodo_
_#Setia_Tegak_Lurus_NKRI_
_#Indonesia_Tanah_Air_Beta_
*°SALAM°*
*•RAHAYU•HORMATE•*
✊❤️❤️✊
“`•[BUYA_RUMRA]•“`












