CAKRALENCANANEWS.COM PANGKEP
PT Semen Tonasa merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 pada 2 November 2026 dengan tema besar transformasi dan keberlanjutan. Peringatan puncak digelar di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Tahun ini Tonasa genap berusia 58 tahun sebagai industri semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia.
Rangkaian HUT ke-58 telah dimulai sejak awal Oktober dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba mancing di Tonasa Park, Tonasa Harmony Golf Invitation 2026, hingga Fun Walk yang dipadati puluhan ribu warga.
Acara puncak HUT dihadiri jajaran Direksi, Dewan Komisaris, karyawan, Forkopimda Sulsel dan Pangkep, mitra kerja, serta tokoh masyarakat Ring I.
Berikut rangkuman sambutan sesuai susunan acara:
Sambutan Direktur Utama PT Semen Tonasa – Anis, SE., MM.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan bahwa HUT ke-58 bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
Dalam sambutannya, Anis menekankan bahwa tantangan industri semen saat ini tidak hanya soal produksi, tapi soal keberlanjutan lingkungan dan inovasi. Ia merujuk pada program pengelolaan sampah menjadi energi alternatif dan pengembangan produk ramah lingkungan seperti Bata Interlock Presisi (BIP) yang telah diresmikan sebelumnya.
“58 tahun Tonasa bukan hanya soal usia, tapi soal bagaimana kita tetap relevan. Inovasi harus menyelesaikan masalah perusahaan. Kita harus mengubah sampah menjadi nilai, mengubah ide karyawan menjadi Rp308 miliar nilai inovasi, dan mengubah kekompakan menjadi kekuatan untuk terus tumbuh,” ujar Anis.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam Fun Walk HUT ke-58 yang diikuti puluhan ribu peserta dan ratusan UMKM
Sambutan Komisaris Utama PT Semen Tonasa – Andi Rio Idris Padjalangi
Komisaris Utama PT Semen Tonasa, Andi Rio Idris Padjalangi, yang ditetapkan melalui Keputusan Pemegang Saham pada 15 Agustus 2025, mengapresiasi kinerja Direksi dan seluruh karyawan.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Anis, Tonasa berhasil menjaga stabilitas di tengah kondisi ekonomi global yang kurang menguntungkan dan tetap menjadi lokomotif SIG di Timur Indonesia
“Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh terhadap langkah transformasi, dekarbonisasi, dan digitalisasi yang dijalankan Direksi. Tonasa harus menjadi contoh BUMN yang tidak hanya profit, tapi juga memberi manfaat lingkungan dan sosial bagi Sulsel,” kata Andi Rio.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik (GCG) dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Sambutan Wakil Bupati Pangkep – H. Abdul Rahman Assagaf
Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan, H. Abdul Rahman Assagaf, yang menjabat sejak 20 Februari 2025 bersama Bupati Muhammad Yusran Lalogau, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Pangkep.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata Tonasa terhadap pembangunan daerah, mulai dari PAD, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga program TJSL/CSR di wilayah Ring I.
“Pemkab Pangkep dan Semen Tonasa adalah mitra yang tidak terpisahkan. Tonasa lahir dari Pangkep untuk Indonesia. Kami bangga, di usia 58 tahun ini, Tonasa tetap menjadi kebanggaan Pangkep dan terus tumbuh bersama masyarakat. Kolaborasi pengelolaan sampah menjadi energi yang diapresiasi hingga ke Kabupaten Bone, harus terus diperluas di Pangkep,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi 9 langkah percepatan pertumbuhan ekonomi Pangkep dapat dikolaborasikan dengan program keberlanjutan Semen Tonasa.
Sambutan Gubernur Sulawesi Selatan – Andi Sudirman Sulaiman
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang kembali menjabat periode 2025-2030 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, menutup rangkaian sambutan.
Gubernur Andalan Hati ini menegaskan bahwa Semen Tonasa adalah aset strategis Sulsel dan penopang utama pembangunan infrastruktur di Sulsel dan Indonesia Timur.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya mengucapkan Selamat HUT ke-58 untuk PT Semen Tonasa. Usia 58 adalah usia matang. Saya melihat komitmen Tonasa sejalan dengan visi Sulsel: Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan, Jaya Infrastruktur,” tegas Andi Sudirman.
Ia mengaitkan tema HUT Tonasa dengan prioritas Pemprov Sulsel yang sedang mendorong penguatan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan melalui UMKM.
Gubernur juga mendorong Tonasa untuk terus menjadi pionir dalam penggunaan bahan bakar alternatif, rehabilitasi lahan pasca tambang, dan hilirisasi produk semen hijau untuk mendukung proyek strategis Sulsel 2025-2027.
Acara puncak ditutup dengan Penyerahan Bea siswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan dilanjutkan hiburan tarian budaya pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan karyawan masa bakti, dan doa bersama untuk keberlanjutan PT Semen Tonasa sebagai kebanggaan Sulawesi Selatan.Pungkasnya(@RED/CL01)












