Cakralencananews Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan periode 2021 – 2024, (MYL) dengan nama lengkap H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi, M.Si, lahir 1 April 1992. Menjabat Bupati Pangkep sejak 26 Februari 2021 setelah dilantik oleh gubernur provinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Makassar.
Sebelumnya MYL pejabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pangkep sejak 21 Oktober 2019 sampai akhirnya mengundurkan diri maju Pilkada Kabupaten Pangkep 2020 sebagai calon Bupati Kabupaten Pangkep periode 2021 2024.
Calon Bupati MYL saat itu dengan didampingi sebagai pasangan calon Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana diusung oleh partai Nasdem.
Capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Pangkajene dan kepulauan tahun 2023 dibawa kepemimpinan Bupati Muhammad Yusran Lalogau dan Wakil bupati i Syahban Sammana :
Indeks pembangunan manusia sebesar 69,79% Tahun 2022 naik menjadi 70,59% tahun 2023
Pada Sektor Pendidikan Program baju seragam gratis untuk seluruh siswa baru pada tingkat SD/Madrasah Ibtidaiyah dan SMP/Madrasah Tsnayawiyah setiap tahunnya mengalami peningkatan anggaran, pada tahun 2023 sebesar Rp 7 Milyar lebih dengan jumlah peserta didik penerima manfaat sebanyak 1.544 anak. Kita berharap tidak ada lagi anak – anak kita yang tidak bersekolah apa lagi putus sekolah.
Sektor Kesehatan Program Universal Healty Coverge (UHC) yang juga setiap tahunnya disediakan anggaran PBI – JKN mengalami peningkatan, pada tahun 2023 ini sebesar Rp 31 Milyar lebih dengan terget penerima
manfaat 66.571 orang penerima manfaat, telah terpenuhi target nasional UHC sebesar 96%.
Termasuk peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasaran layanan kesehatan untuk lebih didekatkan dengan masyarakat, melalui program SIJAGAI, dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir tidak tersentuh layanan kesehatan.
Salah satu wujud nyata yang kita lakukan adalah dengan terbangunnya RS Pratama di
Pulau Sailus Kecamatan Lk. Tanggaya, RS Pertama yang hadir di wilayah kepulauan selama Kabupaten Pangkep lahir, dan penyediaan ambulance laut sebanyak 5 (lima) unit di 4 kecamatan wilayah Kepulauan.
Tingkat kemiskinan sebesar 13,92% Tahun 2022 turun sebesar 13,40% tahun 2023
Persentase Penduduk Miskin pada 2023 sebesar 13,40 persen, TURUN 0,52 persen poin terhadap tahun 2022.
Jumlah Penduduk Miskin pada 2023 sebesar 46,06 ribu orang, TURUN 1,4 ribu orang terhadap tahun 2023.
Program prioritas yang kita jalankan dan langsung
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program
Bedah Rumah selama tahun 2023 sebanyak 604
rumah penerima manfaat, dengan alokasi anggaran
terealisasi sebesar Rp 10 Milyar lebih, Program bedah
rumah ini menjadi prioritas utama dalam penanggulangan
kemiskinan, harapan kita bila masyarakat memiliki rumah
yang layak huni maka masyarkat akan nyaman dan aman
melakukan aktivitas kehidupannya
Lima (5) Kabupaten/Kota dengan penurunan Persentase Penduduk Miskin dari 2022-2023 yang terbesar: Jeneponto, Luwu Utara, Pangkep, Sinjai, Bulukumba.
Terdapat 15 Kabupaten/ kota memiliki perubahan persentase kemiskinan yang lebih baik dibanding Provinsi Sulawesi Selatan.
Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pangkep sebesar 4,93%.
Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pangkep sebesar 4,93%, jika dibandingkan dengan angka pertumbuhan ekonomi sulawesi selatan sebesar 5,03%, Kabupaten Pangkep sangat besar kontribusinya. Bila dihubungkan dengan aktivitas masyarakat yang sebagian besar adalah petani dan nelayan, maka kontribusi sektor pertanian dan perikanan sebesar 21,07%, angka ini menunjukkan bahwa nilai aktivitas ekonomi masyarakat tani dan nelayan semakin baik, hal ini sejalan dengan program pemerintah mendorong masyarakat kita melalui mekanisasi pertanian dalam bentuk pemberian bantuan alat dan mesin pertanian, begitu pula pemberian bantuan alat tangkap perikanan dan budidaya perikanan. Bersambung Halamqn berikutnya












