Berita  

WALIKOTA DANNY POMANTO BUKA DIALOG AKHIR TAHUN 2022 LMR RI MENCARI PEMIMPIN DIBUKA DIHOTEL HORISON MAKASSAR SULSEL

CAKRA MAKASSAR SULSEL
Disampaikan Ramdan, jadi pemimpin itu jangan terlalu banyak bertanya karena hakikat pemimpin itu adalah menjawab pertanyaan, makanya kemampuan menjawab itu berbeda-beda maka pemimpin itu bertingkat-tingkat.

Menurutnya, Pemimpin biasa-biasa hanya mampu menjawab jika masyarakatnya bertanya, tetapi ada pemimpin yang luar biasa sebelum masyarakatnya bertanya dia sudah mampu menjawab dan pemimpin yang luar biasa adalah kemampuan pemimpin membaca hati daripada masyarakatnya, jelas Ramdan

Kata Ramdan, di Alquran membaca itu adalah iqro (reading dalam bahasa Inggrisnya) atau scering, Reading atau sekering itu berbeda, pada hakekatnya pemimpin kemampuan menjawab.

Ramdan, mengungkap, ada satu institusi yang menyampaikan bahwa Makassar adalah daerah yang tidak toleran, H. Ramdan keberatan karena Makassar adalah daerah yang cerdas karena, Dia (Ramdhan) adalah pemimpinnya.

Bahkan, Makassar katanya tukang demo, hal itu menurut Ramdan ini adalah energi besar yang perlu dikelola secara baik.

Tambah Ramdan sejarah adalah bukti-bukti, masa depan adalah tanda-tanda, tutupnya yang dari awal materinya disambut aplos gemuruh terus oleh para peserta.

Sedangkan Prof. Dr. H. M. Said Kasim, SH, MH, M.Si, CLC menyampaikan tentang Peranan hukum dalam mencegah konflik di Sulawesi Selatan, menitikberatkan bahwa memilih pemimpin bahwa seseorang harus memiliki kriteria memilih pemimpin masing-masing makanya jaga suasana yang baik dan kondusif.

Said mengungkap bahwa, kearifan dan kebijakan yang ada pada desain dialog ini kiranya dapat dijadikan panutan sebagaimana saya memberikan kesempatan kepada pemateri yang lain yang seharusnya saya yang pertama dan jauh-jauh datang untuk itu. Tandasnya
( RED CL01/REF HS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *