Berita  

Pengawas Verifikasi Delapan Sekolah SMP Binaan Di Wilayah Kepulauan Dan Pegunungan Pangkep.Simak Ulasannya

Cakralencananewa.Com Pangkep
Pengawas Sekolah Menegah Pertama (SMP).Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan laksanakan kegiatan verifikasi,ada delapan kepala SMP binaan yang tersebar di wilayah kepulauan serta daratan di Kabupaten Pangkep.Yakni SMP Negeri 2 Mandalle Desa Manggalung Kamis, 29 Januari 2026.

Menurutnya pada kegiatan Verifikasi teraebut didampingi olwh pengawas sekolah di Nahkodai oleh Ibu Nurhaedah Burhan.S.Pd.M.pd dari Disdikbud Kabupaten Pangkep.Hal ini melibatkan sekolah-sekolah dampingan yang berada di Kepulauan Kalmas, Kepulauan Tupabbiring, serta Kecamatan Mandalle.

Disamping itu Ada delapan sekolah yang mengikuti proses verifikasi, yakni SMP Negeri 2 Mandalle, SMP Negeri 13 Satap Lk. Tupabbiring, SMP Negeri 2 Lk. Kalmas, SMP Negeri 6 Satap Lk. Kalmas, SMP Negeri 9 Satap Lk. Kalmas, SMP Negeri 10 Satap Lk. Kalmas, SMP Negeri 11 Satap Lk. Kalmas, dan SMP Negeri 13 Satap Lk. Kalmas.

Namun demikian kegiatan ini Menarik perhatian, karena ada tujuh sekolah dari wilayah Kepulauan bersatu dan memusatkan kegiatan Verifikasi tersebut di lereng pegunungan Desa Manggalung, Kecamatan Mandalle, sebagai lokasi dipelaksanaannya kegiatan twrsebut.Ujarnya

Hal itu disampaikan karena kondisi geografis sangat sttategis dan menyurutkan semangat para kepala sekolah dan pengawas untuk tetap menjalankan tahapan verifikasi secara optimal.Katanya

Sambung Ibu Nurhaedah Burhan, selaku pengawas pendamping mengatakan bahwa,saya sudah bertugas selama kurun waktu lebih 3 tahun menjadi Pengawas.SMP dan juga saya telah mengenyam mengabdikan diri di wilayah kepualauan yang terluar,sepwrti halnya di wilayah Kecamatan Kalmas Barat, ada lima kegiatan verifikasi kepala sekolah yang bertujuan untuk memastikan pemenuhan standar kompetensi kepala sekolah, baik dari aspek manajerial, supervisi, kewirausahaan, maupun kepemimpinan proses belajar mengajar sisekolah.Ucapnya

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendampingan dan penguatan peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di wilayajn kepulauan dan pegunungan. Verifikasi ini bukan semata-mata penilaian administrasi, tetapi juga bentuk pembinaan agar kepala sekolah semakin profesional dan adaptif terhadap tantangan wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Dia tambahkan bahwa, melalui kegiatan ini diharapkan para kepala sekolah semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan, meskipun berada di wilayah dengan keterbatasan akses dan geografis yang cukup berat.

Kondisi ini tidak pernah menyurutkan semangat pengabdian dan dedikasinya, karena motto beliau dari awal penugasannya sebagai pengawas SMP daerah kepulauan adalah “Mengabdi dengan Hati, Menjaga Mutu, Menjangkau Negeri hingga Ujung Kepulauan.”Pungkasnya (@RED/CL01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *